Pembangkit Listrik Tenaga Gas

Pembangkit Listrik Tenaga Gas menggunakan gas alam yang merupakan bahan bakar fosil paling bersih saat ini dan memiliki nilai ekonomis paling baik. Nilai ekonomis tersebut didapatkan dari tingkat efisiensi dan tingkat fleksibilitasnya yang tinggi.

Sehubungan dengan visi Pertamina yaitu “Menjadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia”, maka peran Pertamina dalam pembangunan perekonomian nasional adalah untuk mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional. Pertamina dibutuhkan untuk terlibat aktif dalam pembangunan energi berkelanjutan termasuk dalam pengembangan sektor kelistrikan sebagai upaya kontribusi Perusahaan dalam Program Pemerintah dan PLN sebagai dukungan terhadap sesama BUMN.

Masuknya Pertamina dalam pengembangan bisnis kelistrikan sejalan dengan target bauran energi pemerintah dimana penggunaan energi gas bumi mencapai 22% pada tahun 2025. Terkait dengan peningkatan pemanfaatan energi nasional menggunakan gas, Pertamina harus memastikan bahwa investasi infrastruktur gas yang dibangun harus layak secara ekonomi serta adanya jaminan penyerapan gas salah satunya dari sektor kelistrikan yang merupakan offtaker terbesar (anchor buyer) dalam bisnis gas nasional. Apabila Pertamina masuk dalam bisnis kelistrikan yang berbasis gas maka Pertamina akan mampu berkontribusi dalam menjamin ketahanan, kemandirian energi nasional dan mendorong pembangunan perekonomian yang akan turut serta menciptakan multiplier effect bagi kawasan setempat. Hal ini tentu akan mendorong roda perekonomian nasional yang sejalan dengan tujuan pendirian BUMN di Indonesia. Pertamina bukanlah satu-satunya perusahaan migas yang berinvestasi dalam bisnis kelistrikan. Sebagian besar perusahaan migas dunia juga sudah berinvestasi dalam bisnis kelistrikan sebagai upaya optimalisasi rantai pasok gas.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas